.:[Double Click To][Close]:.
a
a

Sunday, April 3, 2011

Hati-hati Ngetweets karena Jempolmu Harimaumu

Seperti diketahui twitter adalah sebuah situs yang memungkinkan penggunanya mengirim dan membaca pesan yang disebut tweets. Bagi Anda yang single, boleh jadi twitter adalah sarana komunikasi yang menyenangkan lantaran tweeps bisa saling berbagi lewat tweets-nya.

Namun, bagi Tweeps yang mempunyai kekasih, istri, atau suami, apakah tweets Anda pernah disinggung pasangan dan membuat akhirnya berselisih?

Berikut lima pertanyaan yang bisa Anda jawab untuk meyakinkan jika twitter benar merusak hubungan dengan si dia atau sebaliknya.

1. Apakah Anda meng-tweets teman tentang apa saja yang Anda lakukan, saat bersama dia?

2. Apakah Anda mengambil keuntungan saat si dia sedang menyetir untuk up-date tweets?

3. Apakah Anda meng-tweets pasangan setiap 15 menit untuk mengingatkannya harus ini-itu?

4. Apakah Anda juga membahas masalah hubungan dengan si dia di twitter sehingga follower Anda juga mengetahuinya?

5. Apakah saat makan malam atau berduaan tiba, Anda tak tahu harus berbicara apa lantaran sudah mengatakannya via twitter?

Jika Anda menjawab pertanyaan di atas dengan jawaban iya lebih dari satu, boleh jadi Anda sedang dalam masalah. Bahkan jika Anda hanya menjawab iya sekali saja, Anda bisa dibilang akan menghadapi masalah.

Twitter memang menjadi sarana komunikasi yang menyenangkan. Tapi tidak lagi demikian jika Anda selalu meng-update hingga tak tahu harus berbicara apa saat bertemu dengan pasangan.

Caranya? Pertama, cobalah mention pasangan Anda ketika ingin tweets sesuatu yang seksi atau romantis. Kedua, saat Anda bersama pasangan punya sesuatu yang sekiranya bisa di-share, tak ada salahnya Anda berbagi bersama si dia. Ketiga, jika Anda dan pasangan memang gila tweets, mengapa tidak membuat akun khusus tanpa follower? Sehingga twitter serasa milik berdua, kan?

Bukan twitter saja, sarana komunikasi lainnya seperti pesan singkat, yahoo messenger atau blackberry messenger pun bisa menimbulkan masalah dalam berhubungan. Maka dari itu, gunakanlah dengan bijak tanpa melanggar aturan hubungan Anda dengan pasangan. Biar aman, hati-hatilah meng-tweets. Sebab, jempolmu adalah harimaumu.Sumber